Empat mahasiswa terbaik Institut Teknologi Padang (ITP) resmi memulai langkah menuju pengalaman akademik bertaraf internasional melalui Launching Program Student Mobility 2026. Program ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa terpilih untuk mengikuti pembelajaran di INTI International University, Malaysia pada periode Agustus hingga Desember 2026. Keikutsertaan mahasiswa dalam program student mobility menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan global, meningkatkan kompetensi akademik, serta memberikan pengalaman langsung dalam lingkungan pendidikan internasional. Tidak hanya belajar di ruang kelas, mahasiswa juga akan mengenal budaya, sistem pembelajaran, dan jejaring global. Program ini menjadi bukti komitmen ITP dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan dunia kerja dan industri. Melalui kerja sama internasional, mahasiswa diberikan ruang untuk mengembangkan kemampuan, memperluas perspektif, serta membangun koneksi yang bermanfaat untuk masa depan.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus memperkuat kualitas pendidikan melalui berbagai program akademik dan kolaborasi internasional. Pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi, serta penguatan mutu pembelajaran menjadi fokus utama dalam menghadirkan lulusan unggul. Rektor ITP Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., menyampaikan bahwa penguatan program internasional menjadi langkah strategis kampus dalam meningkatkan daya saing mahasiswa. Student mobility juga menjadi bagian dari pengembangan kerja sama akademik, riset, dan pertukaran pengalaman bersama perguruan tinggi luar negeri. Melalui program ini, mahasiswa ITP akan menjalani pengalaman perkuliahan selama satu semester di INTI International University. Kesempatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengenal standar pendidikan global sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan profesional di masa depan. Langkah empat engineer muda ITP menuju Malaysia menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan tinggi tidak hanya membentuk kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan menghadapi dunia internasional. ITP terus berkomitmen menghadirkan kesempatan terbaik agar mahasiswa dapat berkembang, berprestasi, dan membawa nama Sumatera Barat ke tingkat global. Created By Widia/Humas ...
Penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. Institut Teknologi Padang (ITP) melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan pada Rabu (17/06) untuk membahas peluang kerja sama strategis yang berdampak bagi masyarakat.Rombongan ITP yang dipimpin Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM., bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Marketing Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB Dr. Herix Sonata MS, M.Si., serta tim akademik disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.Diskusi yang berlangsung bersama Pemkab Pesisir Selatan dipimpin Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, N. Riswandi, S.T., M.Si. Pertemuan ini turut menghadirkan sejumlah kepala perangkat daerah, termasuk Kepala Dinas PUPR Jaferi, S.T., M.T., yang juga merupakan alumni ITP, serta perwakilan BKPSDM dan Biro Kerja Sama.“Dalam kunjungan ini, kami memperkenalkan berbagai program yang dikembangkan ITP, mulai dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, penguatan riset, hingga program pendidikan lanjutan seperti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Pascasarjana. Melalui program tersebut, kami ingin membuka peluang bagi aparatur pemerintah dan tenaga profesional untuk terus meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan,” ujar Prof. Maidiawati, Kamis (18/06).“Kami berharap sinergi ini dapat menjadi langkah bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga ilmu yang diperoleh dapat langsung memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dan kebutuhan industri,” tambahnya.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan daerah dan dunia industri. Melalui kolaborasi ini, ITP mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang konstruksi dan pembangunan infrastruktur melalui penguatan kompetensi tenaga kerja.Selain pengembangan akademik, ITP juga membuka peluang kerja sama dalam peningkatan kapasitas tenaga konstruksi bersama Ketua PPI, Ir. Muhammad Dien, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng. Melalui kegiatan pelatihan dan sertifikasi kompetensi, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tenaga kerja agar lebih profesional dan berdaya saing.Kepala Prodi Teknik Sipil Magister ITP Ir. Leli Honesti, Ph.D., serta Dosen Teknik Sipil Sarjana Dr. Hamdeni Medriosa, M.T., turut berperan dalam pembahasan potensi pengembangan bidang teknik dan infrastruktur. Diskusi juga melibatkan pihak industri sebagai bagian dari penguatan hubungan akademik, pemerintah, dan dunia kerja.Melalui pertemuan ini, ITP dan Pemkab Pesisir Selatan merencanakan tindak lanjut kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah, peningkatan kompetensi masyarakat, serta percepatan kemajuan Pesisir Selatan melalui inovasi dan pendidikan. Created By Widia/Humas ...
Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pemerintah terus menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia serta tata kelola berbasis ilmu pengetahuan. Institut Teknologi Padang menerima kunjungan Kantor Pertanahan Kota Padang pada Senin (15/06) untuk memperkuat tindak lanjut kerja sama bidang agraria. Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Marketing ITP Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., bersama jajaran pimpinan kampus. Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara ITP dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Barat yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dalam agenda tersebut, ITP bersama Kantor Pertanahan Kota Padang membahas sejumlah peluang implementasi kerja sama, khususnya dalam peningkatan kualitas data pertanahan, penguatan kompetensi mahasiswa, serta pengembangan kegiatan akademik yang selaras dengan kebutuhan instansi pemerintah dan masyarakat.Ruang lingkup kerja sama yang dibahas mencakup peningkatan kualitas data pertanahan untuk penyelesaian K4, pengembangan dan implementasi program magang, penelitian, pengembangan, dan pengkajian di bidang agraria, serta pemanfaatan sarana dan prasarana para pihak untuk mendukung kegiatan bersama. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus memperluas jejaring kolaborasi dengan berbagai instansi guna menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kerja sama ini juga menjadi peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung melalui pembelajaran berbasis praktik.Dalam pertemuan tersebut, turut hadir jajaran ITP yaitu Kepala Biro Kerja Sama dan Tracer Study Fajrin, M.Si., Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB Dr. Herix Sonata MS, M.Si., Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Nofriady Handra, M.Sc., IPM., ASEAN.Eng., APEC Eng., Ketua Program Studi Teknik Geodesi Sarjana Dwi Arini, M.T., serta jajaran dosen Program Studi Teknik Geodesi Sarjana. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat hubungan antara akademisi dan pemerintah. Melalui sinergi tersebut, ITP terus mendorong pengembangan riset, inovasi, dan peningkatan kompetensi mahasiswa agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya bidang pertanahan dan agraria. Created By Widia/Humas ...
Peran humas perguruan tinggi semakin strategis dalam membangun kepercayaan publik di era digital. Institut Teknologi Padang (ITP) turut berpartisipasi dalam Sosialisasi Anugerah Humas Diktisaintek (AHD) Tahun 2026 Tingkat LLDIKTI Wilayah X yang berlangsung Kamis (11/06/2026) di Aula Lantai 3 Gedung LLDIKTI Wilayah X, Padang. Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan dan pengelola humas Perguruan Tinggi Swasta di Sumatera Barat dan Jambi ini menjadi ruang pembelajaran untuk meningkatkan kualitas komunikasi institusi. Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Kehumasan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait pelaksanaan AHD 2026. Melalui kegiatan ini, ITP terus mendorong penguatan kapasitas bidang komunikasi publik, pengelolaan informasi, serta strategi membangun citra positif perguruan tinggi. Humas tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga berperan sebagai penghubung antara kampus dengan masyarakat melalui komunikasi yang efektif dan berdampak.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP memahami bahwa reputasi kampus tidak hanya dibangun melalui capaian akademik, riset, dan inovasi, tetapi juga melalui keterbukaan informasi serta pelayanan publik yang berkualitas. Pengelolaan media digital dan website menjadi bagian penting dalam menghadirkan informasi kampus yang terpercaya. Sosialisasi AHD 2026 juga memberikan wawasan terkait berbagai aspek kehumasan, mulai dari strategi peningkatan reputasi, pengelolaan media sosial, penulisan siaran pers, manajemen isu, hingga optimalisasi website sebagai etalase informasi perguruan tinggi. Materi tersebut menjadi bekal bagi pengelola humas PTS untuk semakin profesional. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Yesi Puspita, S.Sos., M.Si., Ketua Departemen Organisasi dan Keanggotaan ASPIKOM Korwil Sumbar, serta Yofhanda Septi Eirlangga, S.Kom., M.Kom., Dosen Prodi Sistem Informasi Universitas Adzkia. Berbagai strategi komunikasi publik dibahas untuk memperkuat peran humas di lingkungan perguruan tinggi. Partisipasi ITP dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kampus untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Melalui pengelolaan informasi yang kreatif, transparan, dan inovatif, ITP terus berupaya menghadirkan wajah perguruan tinggi yang aktif, adaptif, dan terpercaya. Created By Widia/Humas ...
Mengelola jaringan digital yang menjadi tulang punggung konektivitas wilayah Sumatera bukanlah tanggung jawab kecil. Imam Raddha Tanjung, S.T., CCNA, MTCNA, NRS1, alumni Teknik Informatika Institut Teknologi Padang angkatan 2012, kini dipercaya sebagai Team Leader Pemeliharaan Business to Business (B2B), Sub Bidang Operasi Pemeliharaan dan Asset PLN Icon Plus Strategic Business Unit (SBU) Sumatera Bagian Tengah. Dalam perannya tersebut, Imam bertanggung jawab memastikan keandalan jaringan backbone Sumatera bagian tengah, termasuk pengelolaan infrastruktur kabel fiber optik hingga konektivitas internet internasional. Perjalanan karier tersebut menjadi bukti bahwa kompetensi, pengalaman, dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan menjadi kunci menghadapi kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang.Jauh sebelum berada di posisi strategis saat ini, Imam telah membangun ketertarikan terhadap dunia teknologi sejak usia muda. Ia mulai mengenal komputer, jaringan, dan sistem digital melalui pengalaman sederhana yang kemudian menjadi dasar kuat dalam membangun kemampuan profesional di bidang networking dan infrastruktur teknologi. Saat menempuh pendidikan di Teknik Informatika ITP, Imam terus mengasah kemampuan akademik dan praktik. Pada semester dua, ia dipercaya menjadi asisten dosen mata kuliah Algoritma Pemrograman. Kesempatan tersebut menjadi titik penting yang membentuk pola pikirnya untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Perjalanan akademiknya semakin berkembang ketika mengenal dunia jaringan komputer, server, hingga Mikrotik. Dari pengalaman tersebut, Imam melihat peluang besar dalam bidang Network Engineer dan mulai memperkuat kemampuan melalui berbagai pembelajaran tambahan hingga mengikuti sertifikasi internasional Cisco dan Mikrotik.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus berkomitmen mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Dukungan dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta lingkungan akademik yang aktif menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang adaptif dan profesional. Bagi Imam, keberhasilan di dunia industri tidak hanya ditentukan oleh ijazah, tetapi juga kemampuan untuk terus berkembang, memiliki semangat belajar, dan membangun karakter. Ia berharap mahasiswa saat ini berani meningkatkan skill, memanfaatkan peluang, serta mempersiapkan diri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Created By Widia/Humas ...